Minggu, 09 Mei 2021

Doa Buka Puasa


Kita dianjurkan untuk membaca doa buka puasa terlebih dahulu ketika berbuka puasa. Hal ini juga merupakan kebiasaan dan jadi anjuran yang sudah dicontohkan Rasulullah SAW ketika beliau berpuasa. Berikut ini adalah bacaan latin dari doa berbuka puasa.

Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika aftortu.

Artinya: “Yaa Allah, kepada Mu aku berpuasa dan kepada-Mu aku berbuka”.

Bulan Ramadhan adalah bulan dimana umat Islam dianjurkan untuk berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan. Ketika bulan puasa, waktu berbuka adalah waktu yang dinantikan. Momen yang paling khas dari pelaksanaan puasa bulan Ramadhan adalah ketika sahur dan berbuka puasa. Ketika berbuka puasa, sangat penting untuk kita memperhatikan asupan nutrisi dari makanan dan minuman yang akan kita santap. Tidak hanya saat waktu berbuka, namun juga saat sahur karena kandungan gizi dari bahan yang kita makan akan mempengaruhi tubuh yang sedang berpuasa. 

Hal ini harus kita perhatikan karena banyak orang yang mengabaikan asupan makanan untuk berbuka, misalnya dengan cenderung menyantap camilan instan seperti gorengan, minuman sirup, dan lainnya yang kurang baik bagi tubuh. Ada baiknya kita lebih peduli dengan kesehatan dimana di bulan Ramadhan ini bisa kita jadikan momentum untuk memulai kebiasaan baru yang sehat dengan memperhatikan nutrisi makanan dan minuman yang akan dikonsumsi ketika waktu berbuka puasa. Berikut ini adalah makanan dan minuman yang baik dikonsumsi ketika berbuka puasa. 

1. Kurma

Kurma mengandung mineral dan kalsium dengan cita rasa manis yang alami, yang bisa jadi penawar asam lambung setelah berpuasa.

2. Madu

Madu memiliki kandungan yang kaya akan antioksidan untuk mencegah penyakit kanker dan resiko terkena penyakit jantung. Madu direkomendasikan sebagai makanan sehat yang bisa kamu jadikan sebagai makanan untuk puasa karena madu bisa membantu memperlancar metabolisme tubuh setelah seharian berpuasa. Madu juga bisa membantu memperlancar sistem pencernaan. Kamu bisa meminum madu sebelum memakan makanan berat agar berat badanmu tetap terkontrol.

3. Air mineral

Ketika puasa, tubuh mengalami dehidrasi dan kehilangan banyak cairan. Hal inilah yang menyebabkan kita merasa lelah. Meminum air putih saat berbuka puasa berguna untuk memulihkan kembali energi dan kondisi tubuh yang prima.

4. Beras merah

Beras merah mengandung karbohidrat kompleks yang tidak terdapat di beras putih biasa. Beras merah memiliki kandungan yang kaya akan serat dan mineral serta menjad sumber energi yang lebih stabil, sehingga baik untuk kesehatan.

5. Pisang

Pisang juga bisa disebut sebagai sebagai sumber energi instan karena satu buah pisang mengandung kurang lebih 90 kalori. Tidak hanya itu, pisang juga mengandung serat kompleks yang membuat perutmu terasa kenyang lebih cepat dan tahan lama. Kandungan vitamin C juga dimiliki oleh pisang yang berperan untuk memperkuat daya tahan tubuh setelah seharian mengalami dehidrasi.

6. Yogurt

Yogurt berfungsi untuk melancarkan sistem pencernaan dan baik untuk dijadikan menu berbuka puasa. Karena yogurt memiliki rasa asam, kamu bisa mengimbanginya dengan memberikan topping buah-buahan agar terasa manis. 

7. Air kelapa murni

Mengkonsumsi air kelapa ketika berbuka puasa bisa dilakukan untuk mengganti cairan yang terkuras habis karena berpuasa. Namun mencampur air kelapa dengan gula atau santan tidak disarankan karena bisa merusak elektrolit yang dikandung oleh air kelapa murni itu sendiri.

8. Telur

Telur bisa diolah menjadi berbagai menu masakan yang lezat. Namun disarankan untuk tidak mengolahnya dengan banyak garam atau pedas karena mengonsumsi garam ketika berbuka puasa justru bisa menyebabkan tubuh kehilangan lebih banyak cairan. Telur sendiri mengandung asam amino dan protein yang dapat memperbaiki sel otot yang rusak setelah seharian beraktivitas, tanpa terhidrasi. 

Senin, 03 Mei 2021

Jangan Sepelekan, Ini Alasan Mengapa Anda Harus Miliki Asuransi Jiwa


Secara umum, pengertian asuransi jiwa adalah layanan asuransi yang digunakan sebagai bentuk perlindungan terhadap timbulnya kerugian finansial atau hilangnya pendapatan seseorang atau keluarga akibat adanya kematian anggota keluarga (tertanggung) yang biasanya menjadi sumber nafkah bagi keluarga tersebut. Walaupun sudah banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya asuransi jiwa, tetapi ada juga sebagian dari mereka yang menyepelekan untuk memiliki asuransi satu ini. Padahal tujuannya adalah untuk perlindungan jiwa diri sendiri dan keluarga. 

Nah, bagi Anda yang masih belum punya asuransi jiwa, mungkin poin-poin di bawah ini bisa meyakinkan Anda.

1. Pemakaman di-cover asuransi

Salah satu keuntungan memiliki asuransi jiwa adalah mengurangi beban biaya pemakaman atas kematian. Seperti diketahui, biaya untuk pemakaman tidaklah sedikit karena harus mengeluarkan biaya dari prosesi pemakaman hingga pemeliharaan makam. Di sinilah asuransi jiwa akan sangat bermanfaat. Di mana, dengan adanya asuransi jiwa, maka keluarga dapat memperoleh klaim asuransi untuk mengurus semua hal yang berkaitan dengan kematian tersebut. Keluarga tidak akan bingung mencari dana untuk prosesi pemakaman. Bahkan, mereka juga bisa mendapatkan santunan kematian dari pihak asuransi.

2. Biaya hidup keluarga ditanggung oleh asuransi

Semakin berkembangnya zaman, maka semakin banyak pula kebutuhan hidup manusia. Dari makanan, pendidikan anak, pakaian hingga kebutuhan rumah tangga lainnya. Sebagai kepala keluarga, Anda tentunya akan menanggung beban yang berat karena harus menujang kehidupan seluruh anggota keluarga. Bagaimana jadinya jika Anda sebagai kepala keluarga meninggal dunia? Tentu, ini akan menyulitkan pihak keluarga yang ditinggalkan. Nah, manfaat asuransi bisa dirasakan di sini, di mana keluarga yang tinggalkan akan mendapatkan perlindungan dari pihak asuransi dan bisa merasakan keuntungan yang diberikan oleh asuransi tersebut. 

3. Memeroleh uang tunai

Asuransi bisa membuat hidup Anda dan keluarga lebih tentram. Pasalnya, Anda bisa mendapatkan uang tunai dari premi yang dibayarkan. Anda dapat mengajukan klaim asuransi jika terjadi kondisi buruk atau tertimpa bencana. Jika ada keadaan darurat, Anda bisa gunakan asuransi jiwa ini untuk mendapatkan uang tunai. 

4. Mendapatkan perlindungan kecelakaan

Memiliki asuransi jiwa tentunya dapat melindungi Anda dan keluarga dari kecelakaan serta kejadian yang tidak diinginkan. Di mana, ketika mengalami kecelakaan, Anda sebagai pemegang polis akan mendapatkan klaim untuk biaya dokter, biaya pengobatan, perawatan rumah sakit dari pihak asuransi, dan Anda juga bisa mengajukan klaim terhadap korban kecelakaan lainnya yang mengalami kecelakaan tersebut bersamaan dengan Anda.

Banyak benefit yang bisa Anda dan keluarga rasakan jika memiliki asuransi jiwa. So, masih tidak mau memilikinya?