Selasa, 27 Juli 2021

Panasonic Rilis Dua Kamera Mirrorless Baru, Lumix GX8 dan Lumix G7


Pada tanggal 16 Oktober kemarin, Panasonic merilis dua kamera terbarunya, yaitu Panasonic Lumix GX8 dan G7.

Kedua kamera yang juga dirilis pada saat acara Indonesia Filmares tersebut merupakan kamera Digital Single Lens Mirrorless (DLSM) yang telah dilengkapi dengan teknologi Dual Image Stabilizer. Tidak hanya itu, keduanya juga merupakan kamera yang akan melengkapi jajaran produk kamera 4K milik Panasonic.

Hadirnya dua kamera ini membuktikan bahwa Panasonic akan lebih memfokuskan diri ke ranah kamera mirrorless yang memang tengah banyak diminati oleh masyarakat. Hal yang sama diungkapkan langsung oleh Yasunori Takase, Marketing Director Panasonic Gobel Indonesia. Dalam sambutannya, ia sempat mengatakan bahwa pasar kamera compact dan DSLR cenderung menurun, tetapi pasar kamera mirrorless cenderung meningkat. Peluang pasar tersebutlah yang sepertinya ingin dimanfaatkan oleh Panasonic dengan menghadirkan dua kamera terbarunya kali ini.

Kamera Lumix GX8 merupakan kamera mirrorless penerus dari Lumix GX7. Kamera unggulan Panasonic ini adalah kamera yang difokuskan untuk pengambilan video beresolusi 4K dan mampu mengambil foto dari cuplikan video yang diambilnya. Kemampuan unik tersebut membuat penggunanya mampu mengambil gambar pada saat momen yang tepat. Kamera ini juga telah dilengkapi dengan teknologi Dual Image Stabilizer sehingga mampu mencegah gambar bergoyang saat melakukan perekaman.

Sementara itu, resolusi dari kamera Lumix GX8 telah ditingkatkan dari 16 megapixel menjadi 20,3 megapixel. Kamera ini juga telah dilengkapi dengan sensor khusus yang memiliki ISO25600 sehingga penggunanya dapat mengambil gambar dalam keadaan low-light secara lebih leluasa. Panasonic juga mengklaim bahwa kamera yang juga telah dilengkapi oleh WiFi dan NFC ini telah memiliki sistem noise reduction yang lebih baik dari sebelumnya untuk mengakomodasi pengambilan gambar dengan ISO tinggi.

Melirik saudaranya, Lumix G7 merupakan kamera mirrorless yang satu tingkat di bawah Lumix GX8. Kamera ini masih menggunakan sensor Digital Live MOS dengan resolusi 16 megapixel. Meskipun demikian, kamera ini telah dilengkapi dengan teknologi DFD (Depth From Defocus) yang diklaim mampu memperpendek waktu pengaturan fokus. Kamera ini juga telah mampu merekam video dengan resolusi 4K.

Untuk harganya, Panasonic membanderol kamera Lumix GX8 dengan harga Rp15.999.000 (tanpa lensa). Sedangkan untuk Lumix G7, Panasonic membanderolnya dengan harga Rp11.000.000 (dengan lensa kit).

Senin, 26 Juli 2021

Langkah Sederhana Membentuk Alis Menggunakan Pinset dengan Benar


Memiliki alis dengan bentuk lengkung yang sempurna merupakan impian banyak wanita, karena dirasa dapat memberikan sentuhan pada riasan wajah menjadi nampak berbeda.

Alis yang indah secara alami, dapat dirawat dan dijaga dengan berbagai teknik yang tersedia kini, salah satunya dengan metode pencukuran rambut-rambut liar menggunakan pinset.

Namun, jangan salah Sobat. Merapikan alis menggunakan pinset pun tidak bisa sembarangan.

Mari simak, beberapa tips untuk mendapatkan alis lengkung rasa sempurna menggunakan pinset. Dikutip pada laman Stylecraze berikut ini.

1. Gunakan es batu untuk mengurangi rasa sakit.

Gunakan kain basah hangat untuk menggosokkan pada area alis, untuk membantu membuka pori-pori dan rambut keluar dengan mudah dan es batu dapat mematikan rasa pada area alis.

2. Gunakan teknik pengukuran.

Gunakan pensil alis dan gambarlah alis dengan lengkungan yang sesuai dengan yang diinginkan menggunakan teknik pengukuran. Lalu Sobat Belia sudah bisa mencabut bulu-bulu di antara sisi keduanya dengan mengikuti bentuk gambar.

3. Tweeze alis rambut.

Singkirkan semua rambut liar yang memanjang dari alis menuju arah telinga dan rambut. Sekarang mulailah dengan menjepit rambut di bawah alis dengan searah pertumbuhannya.

4. Gambarkan alis dengan sempurna.

Gunakan cermin untuk memastikan setelah semua proses pencabutan selesai.

5. Jangan berlebihan.

Jangan terlalu membentuk alis yang tweak, mengingat jika kamu memiliki wajah dengan bentuk yang tajam.

Wajah bundar dan kurang tajam dapat membuat alis yang melengkung tinggi. Tipsnya jangan sampai terlalu tweak agar wajahmu tidak nampak seperti boneka.

6. Gambar garis menggunakan pensil alis cokelat gelap.

Gambar garis-garis dnegan menggunakan pensil alis mata cokelat gelap, bukan pensil hitam, ya Sobat.

Jadi, bukankah ini cara mudah untuk mendapatkan lengkungan alis yang sempurna? Buang jauh-jauh pemikiran rasa sakit dari pikiranmu.

Rabu, 14 Juli 2021

Cara Memilih Tensimeter yang Tepat untuk di Rumah


Tensimeter, atau yang lebih tepatnya disebut sfigmomanometer, merupakan alat yang digunakan untuk mengukur tekanan darah. Alat yang selalu ada di ruang praktek dokter ini bisa digunakan di rumah, terutama jika Anda perlu melakukan pemeriksaan tekanan darah rutin.  

Memeriksa tekanan darah secara teratur penting dilakukan bagi penderita penyakit tertentu, seperti hipertensi dan penyakit ginjal atau justru hipotensi. Dengan adanya tensimeter di rumah, pasien tidak perlu bolak-balik mengantri di rumah sakit atau tempat praktek dokter untuk memeriksakan tekanan darahnya.

Selain tidak harus lama menunggu untuk diperiksa, melakukan pemeriksaan tekanan darah sendiri di rumah juga bisa lebih akurat, terutama pada pasien yang merasa cemas saat berkonsultasi dengan dokter sehingga tekanan darahnya meningkat saat diperiksa.

Panduan Memilih Tensimeter

Sebelum memutuskan untuk membeli tensimeter, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih tensimeter yang tepat, yaitu:

1. Menentukan jenis tensimeter

Beragam jenis dan model tensimeter dijual bebas di toko alat kesehatan, apotek, bahkan toko online. Ada tensimeter yang digunakan secara manual, ada pula tensimeter digital.

Tensimeter manual terdiri dari meteran penunjuk tekanan darah, balon pompa, serta selang yang terhubung dengan manset. Mengunakan tensimeter manual cukup sulit dilakukan oleh orang awam. Oleh karena itu, tensimeter jenis ini sebaiknya dipilih jika di rumah ada tenaga medis atau orang yang bisa melakukan pemeriksaan tekanan darah.

Berbeda dengan tensimeter manual, alat pengukur tekanan darah digital lebih mudah dan praktis digunakan. Setelah manset terpasang di lengan, hanya dengan menekan tombol periksa, manset akan mengembang otomatis, lalu sensor pada tensimeter digital akan membaca tekanan darah dan hasilnya ditampilkan di layar tensimeter.

2. Cari ukuran manset yang sesuai

Kesalahan umum dalam mengukur tekanan darah adalah ukuran manset yang tidak sesuai dengan lingkar lengan pasien. Jika ukuran manset tidak pas, baik kekecilan atau kebesaran, hasil pengukuran bisa menjadi tidak tepat.

Manset yang terlalu kecil atau terlalu ketat di lengan akan membuat pengukuran tekanan darah menjadi lebih tinggi. Jika manset terlalu longgar, pengukuran tekanan darah akan menjadi lebih rendah.

Pada anak-anak yang ukuran lengannya lebih kecil, atau orang dengan obesitas yang ukuran lengannya lebih besar, dibutuhkan manset khusus yang bisa dipesan di toko peralatan medis.

3. Pilih alat dengan harga terjangkau

Harga Tensi Digital yang dijual di pasaran berbeda-beda, tergantung kepada merek dan fiturnya. Beberapa tensimeter yang lebih mahal mungkin menyertakan fitur tambahan yang tidak dibutuhkan oleh pasien. Jadi, pilihlah alat pengukur tekanan darah yang sesuai dengan anggaran serta fitur yang sesuai dengan kebutuhan.

Untuk menentukan jenis tensimeter yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Anda, konsultasikan ke dokter lebih lanjut.

Tips Menggunakan Tensimeter Di Rumah

Guna mencegah kesalahan dalam mengukur tekanan darah atau tensimeter menunjukkan hasil yang kurang akurat, coba ikuti tips-tips berikut ini:

  • Hindari merokok atau mengonsumsi kafein paling tidak 30 menit sebelum hendak memeriksa tekanan darah.
  • Hindari olahraga atau aktivitas fisik berat setidaknya 20-30 menit sebelum melakukan pemeriksaan.
  • Lakukan pemeriksaan tekanan darah dalam posisi duduk tegak sambil menyandar di kursi.
  • Lepaskan pakaian saat pemeriksaan. Manset yang terpasang pada lengan yang masih tertutupi baju dapat menunjukkan hasil yang kurang akurat.
  • Lakukan pemeriksaan tekanan darah pada jam yang sama setiap hari, kemudian catat hasilnya.
  • Setelah membeli tensimeter, lakukanlah kalibrasi ulang setiap 1 tahun.

Jika hasil pemeriksaan tekanan darah berbeda dari hasil biasanya, cobalah untuk beristirahat dan menenangkan diri selama 20 menit, kemudian lakukan pemeriksaan ulang.

Secara umum, tidak ada perbedaan hasil bacaan yang signifikan antara tensimeter manual maupun digital. Namun, kebanyakan dokter merekomendasikan pasien untuk memilih tensimeter digital karena lebih mudah dan praktis digunakan sendiri oleh pasien di rumah.

Pilihlah jenis tensimeter yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Anda. Bila perlu, berkonsultasilah dengan dokter guna mengetahui jenis termometer yang paling cocok untuk Anda.

Rekomendasi Oximeter yang Wajib Kita Miliki di Rumah, Harganya Murah Kok!


Kesehatan memang harus menjadi prioritas kita, apalagi di masa pandemi ini. Kesehatan saat ini menjadi hal yang harus dijaga dan dipertahankan dengan memperkuat imunitas tubuh. Seiring terus meningkatnya kasus Covid-19 setiap harinya, kita harus terus waspada memeranginya dengan tetap menerapkan pola hidup sehat dan tentunya protokol kesehatan yang harus kita patuhi.

Oximeter untuk Pantau Saturasi Oksigen

Selain pola hidup sehat dan menjaga prokes, masih ada satu hal yang harus kita pantau yaitu saturasi oksigen. Apalagi, jika kita sedang menjalani isolasi mandiri atau isoman memantau saturasi oksigen sangat penting dilakukan.

Seperti dilansir dari Juru bicara WHO Margaret Harris di Jenewa, dikutip dari Reuters, memaparkan, "Hal lain dalam pedoman yang baru adalah bahwa pasien COVID-19 di rumah harus menggunakan oksimetri nadi, yang mengukur kadar oksigen, sehingga kita bisa mengidentifikasi apakah di rumah kondisinya memburuk, atau akan lebih baik dirawat di rumah sakit", imbuhnya. Dalam memantau saturasi oksigen kita memerlukan alat bernama oximeter. Beauties tentunya sudah tau mengenai pentingnya memiliki oximeter di masa pandemi ini.

Dilansir berikut ini beberapa rekomendasi oximeter yang wajib kita miliki di rumah!

Xiaomi Yuwell Oximeter Yx102

Tak hanya alat elektronik saja, Xiaomi pun kini menyediakan oximeter untuk mengukur detak jantung dan kadar oksigen dalam darah. Oxymerer milik Xiaomi ini bisa menampilkan data hanya dalam delapan detik pada layar OLED-nya.

Tidak hanya itu, ukurannya yang kecil membuat oximeter ini mudah dibawa ke mana saja, tentunya untuk mengontrol kesehatan. Alat ini memerlukan dua buah baterai AAA dan dibanderol dengan harga sekitar Rp300 ribu dan bisa kita dapatkan di beberapa situs belanja online.

ACEHE Fingertip Pulse Oximeter - CK-X1805

Dibanderol dengan harga terjangkau, hanya sekitar Rp90 ribu hingga Rp100 ribu saja lho Beauties! Oximeter yang satu ini memiliki fitur sederhana seperti oximeter pada umumnya. Hanya dengan menjepitkannya di jari, alat tersebut otomatis menunjukkan kadar detak jantung dan oksigen dalam darah dan otomatis mati setelah hasil diketahui dan dilepaskan dari jari.

MIISOO Fingertip Pulse Oximeter

Oximeter yang diklaim telah memenuhi standar CE dan FDA dan sering digunakan para dokter ini dibanderol dengan harga Rp289 ribu. Dilengkapi dengan bunyi dan alarm, oximeter ini bisa dengan mudah kita temukan di online shop lho, Beauties!

Oximeter Puremed

Oximeter dari Puremed ini hadir dengan berbagai warna. Alat ini juga memiliki display LED berwarna sehingga mudah dibaca, mulai dari indikator baterai lemah, pengaturan alarm, tali penggantung, hingga tingkat kecerahan yang bisa kita sesuaikan. Menariknya, tidak hanya untuk penderita COVID-19 saja, oximeter ini juga bisa digunakan oleh penderita asma atau penyakit jantung, dan paru, juga ketika kita berolahraga ekstrem di dataran tinggi. Kita bisa mendapatkan oximeter ini dengan harga Rp300 ribuan saja.

Oximeter LK-87

Oximeter Fingertip ini menyajikan fitur yang sangat mudah dan nyaman untuk digunakan. Tidak hanya itu, menariknya oximeter ini juga diklaim hemat energi karena memiliki ketahanan baterai hingga 30 jam pemakaian. Kita bisa mendapatkan oximeter ini cukup dengan harga yang bersahabat di kantong yaitu sekitar Rp100 ribuan.

Beauties itu dia rekomendasi Harga Pulse Oximeter yang wajib kita miliki di rumah di masa pandemi ini. Selalu jaga kesehatan dan patuhi prokes ya!

Sepeda Motor Terbaru, Yamaha Aerox 155


Sebagai produsen motor terkemuka di Indonesia, Yamaha terus berinovasi dalam memberikan kendaraan bermotor agar semakin diminati oleh para konsumen. Baru-baru ini Yamaha mengeluarkan versi baru dari Aerox 155. Lantas, apa saja yang penambahan fitur pada sepeda motor terbaru tersebut? Simak ulasannya berikut ini.

Desain dan Fitur

Dari sisi desain, karakter skuter matik yang lebih sporty sangat jelas terlihat melalui lekukan tajam yang disematkan pada eksterior depannya ini mampu memberikan kesan gahar dan terkesan agresif. Hal ini terlihat jelas dari head lamp LED yang terpasang dengan bentuk runcing ke atas yang semakin menambah nilai plus karena memberikan penerangan yang sangat jelas. 

Body samping sendiri didesain dengan lekukan tajam dan khas dengan label X yang sangat berguna dalam mencipakan kesan aerodinamis yang modern. Dilengkapi dengan knalpot yang disertai dengan pelindung serta buritan dengan bentuk memanjang ke arah belakang yang menyatu dengan jok motor yang sangat manis dan elegan dengan penambahan motif garis. 

Untuk urusan bahan bakar, motor skuter ini mampu menampung hingga 4,5 liter sebagai bekal berkendara Anda sehari-hari. Sangat praktis tanpa harus bolak-balik melakukan pengisian, terutama saat digunakan untuk bepergian jauh. Belum lagi bagasi dengan luas yang sangat memuaskan karena mampu menampung berbagai barang bahkan helm full face sekalipun.     

Sepeda motor terbaru varian Aerox 155 ini hadir dalam berbagai perpaduan varian warna yang sangat sporty dan gagah. Mulai dari hitam hitam pekat, biru yang sangat menarik, putih, hingga  warna kuning yang sangat mencolok. Semua ini dilengkapi pula dengan stop lamp LED yang semakin menambah daya tariknya.    

Desain agresif dengan konsep sporty ini juga ditampilkan pada pemilihan velg besar serta dua suspense kokoh yang melekat manis pada sektor kaki-kaki motor. Sementara untuk suspensi memakai suspense depan Teleskopik dan suspensi belakang Unit Swing. Sehingga mampu menahan goncangan apabila sedang berkendara di atas jalan terjal.   

Mesin

Dibekali dengan mesin berkapasitas 155cc generasi terbaru dengan tipe SOHC, mampu mengeluarkan tenaga hingga 14,8 Hp saat putaran mencapai 8.000 rpm. Sementara itu tingkat torsinya mampu mencapai 14,4 Nm ketika putaran 6.000. Dengan kapasitas tersebut, Aerox 155 masuk ke dalam golongan motor skutik dengan tenaga di atas rata-rata. 

Kapasitas mesin yang besar juga dilengkapi dengan teknologi mesin bernama VVA atau Variable Valve Actuation yang diklaim mampu membuat tenaga yang diihasilkan lebih bertenaga. Tenaga yang dihasilkan akan disalurkan melalui transmisi V-Belt Automatic yangn siap membuat mesinnya melaju dengan gahar di jalan raya.   

Desain speedometer yang diusung adalah Full Digital dengan layar LCD 5,8 inci yang berguna memberikan informasi dengan Multi Information Display. Dari segi kemanan, Aerox 155 ini sudah dilengkapi dengan fitur ABS pada bagian depan motor. Smentara bagian belakang masih menggunakan rem control.  

Konsep keyless yang diusungnya menjadi hal yang baru dalam dunia kendaraan roda dua yangn dilengkapi dengan nsistem Stop & Start yang sangat berguna untuk menghemat pengeluaran bahan bakar. Untuk menghasilkan suara yang lebih lembut juga disematkan Smart Motor Generator di dalamnya. 

Itulah beberapa perubahan yang dilakukan Yamaha Aerox pada salah satu varian sepeda motor terbaru yang diluncurkan pada tahun 2021. Memiliki spek mesin yang sama dengan varian NMAX, sehingga membuatnya menjadi salah satu produk yang masuk ke dalam jajaran kendaraan roda dua kelas menengah yang sangat patut untuk dicoba.